Apa Saja Perbedaan Fungsi Geotextile Woven dan Nonwoven?
Material geotextile terdiri dari dua jenis yang memiliki karakteristik, sifat, dan bahan dasar berbeda. Maka dari itu tempat penggunaannya juga tidak sama, tergantung pada fungsi masing-masing. Lantas apa saja perbedaan fungsi geotextile woven dan nonwoven?
Inilah Perbedaan Fungsi Geotextile Woven dan Nonwoven
Meskipun sama-sama material geotextile, namun kedua jenisnya memiliki kemampuan berbeda dalam menjalankan peran sebagai pelengkap pekerjaan di bidang teknik sipil. Kontraktor harus memahami benar perbedaan kedua jenis geotextile agar tidak salah dalam aplikasinya.
-
Geotextile Woven Siap Menguatkan Tanah Dasar
Salah satu fungsi unggulan dari geotextile woven adalah kemampuannya dalam menambah kekuatan tanah dasar. Geotextile berperan sebagai lapisan untuk dasar dari penimbunan dan mampu menyalurkan beban yang ada di atasnya dengan merata.
Kemampuan geotextile woven untuk menyalurkan beban dapat mencegah kejadian penurunan tanah dasar. Metode pemasangan geotextile untuk fungsi ini tergantung pada tujuan penggunaannya dan kondisi tanah di lapangan dengan kurang lebih ada 8 metode pemasangan.
-
Geotextile Woven Sebagai Separator
Fungsi berikutnya dari geotextile woven adalah mampu menjadi separator dan filter. Dengan meletakkan material di antara tanah timbunan dan tanah lunak, kemampuan permeabilitas yang tinggi akan membuat air menembus melalui pori-pori geotextile.
Kemampuan lain dari geotextile woven saat menjadi separator sekaligus filter adalah bisa menahan butiran tanah di atas agar tidak turut terbawa air. Inilah mengapa campuran tanah lunak dan tanah timbunan tidak akan terjadi, sehingga resiko keruntuhan juga akan menurun.
-
Geotextile Non Woven Sebagai Separator
Perbedaan fungsi geotextile woven dan non woven berikutnya ada di peran sebagai separator. Memang keduanya terlihat memiliki kemampuan separator, namun ternyata berbeda. Fungsi separator jenis woven terfokus pada penguatan tanah lunak dengan mencegah pencampuran tanah campuran.
Sedangkan, kemampuan geotextile non woven sebagai separator adalah ketika kondisi lapangan sudah cukup baik. Maka di saat tersebut geotextile non woven lebih dipilih karena kemampuan permeabilitasnya yang cukup, dan tidak sebaik jenis woven meskipun tetap menghasilkan kualitas tanah baik.
-
Geotextile Non Woven Sebagai Filtrasi
Fungsi geotextile non woven selanjutnya adalah sebagai filtrasi. Tujuannya adalah untuk membantu pengaliran air yang ada di bawah tanah tanpa membawa serta partikel timbunan. Sehingga, partikel tersebut tidak tercampur dengan tanah dasar dan menyebabkan melemahnya kekuatan tanah dasar.
Geotextile non woven juga berguna pada proses pembuatan saluran drainase dengan menempatkannya sebagai pembungkus pipa. Biasanya, jenis pipa drainase adalah pipa berlubang atau perforated supaya tanah tidak terbawa ke dalam pipa dan air terus mengalir.
Nah, itu tadi beberapa informasi terkait perbedaan fungsi geotextile woven dan nonwoven. Sejak awal pembuatan kedua jenis material ini sudah memakai bahan dasar berbeda. Maka dari itu tak heran jika sifat, karakteristik, dan fungsinya juga berbeda pula.



